Kabupaten Bantaeng adalah salah satu dari 24 kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Selatan. Berada di kawasan selatan Sulawesi Selatandengan jarak kurang lebih 120 km dari Kota Makassar. Terletak pada posisi antara 5°21’13’’ - 5°35’26’’ Lintang Selatan dan 119°51’42’’-120°05’27’’ Bujur Timur.

Berdasarkan posisi geografisnya, Kabupaten Bantaeng memilik batas-batas:

Utara    - Kabupaten Gowa dan Bulukumba;

Selatan - Laut Flores;

Barat    - Kabupaten Jeneponto;

Timur   - Kabupaten Bulukumba.

Luas wilayah Kabupaten Bantaeng termasuk dalam kategori 3 (tiga) Kabupaten/kota dengan luas terkecil di Sulawesi Selatan. Luasnya hanya 395,83 km2, panjang pantai 21,5 km dengan lebar 4 mil atau hanya kurang lebih 0,87 persen dari luas total Sulawesi Selatan.

Berdasarkan elevasi (ketinggian dari permukaan laut), dataran di Kabupaten Bantaeng terdiri dari:

25 m – 100 m = 37,5 %

100 m – 500 m = 12,5 %

300 m – 500 m = 12,5 %

500 m – 1000 m = 37,5 %

 

Sebagian besar wilayah di Kabupaten Bantaeng merupakan desa bukan pesisir yaitu sebanyak 52 desa. Hanya 15 desa yang terletak di daerah pesisir. Desa bukan pesisir ada yang terletak pada daerah aliran sungai, lereng bukit dan juga ada yang terletak pada dataran.

Wilayah Administratif Kabupaten Bantaeng


Kecamatan

8

Kelurahan

21

Desa

46

Dusun

202

RW/RK

522

RT

1170

 

 

Wilayah administrasi Kabupaten Bantaeng terbagi menjadi 8 Kecamatan, 67 desa/kelurahan, dengan pembagian 21 kelurahan dan 46 Desa, dengan luas wilayah masing-masing kecamatan yaitu : Bissappu (32,84 km2), Uluere (67,29 km2), Sinoa (43 km2), Bantaeng (28,85 km2), Eremerasa (45,01 km2), Tompobulu (76,99 km2), Pajukukang (48,9 km2), dan Gantarangkeke (52,95 km2).

 

Keberhasilan pembangunan yang telah dicapai memungkinkan delapan kecamatan di Kabupaten Bantaeng memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk menjalankan roda pemerintahan. Demikian juga halnya dengan jumlah PNS yang ada di daerah ini, telah disebar pada delapan kecamatan, sebagai usaha untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat di masing-masing wilayah pemerintahan.

 

Kecamatan Bantaeng menjadi pusat pemerintahan sehingga sarana dan prasarana perkantoran kabupaten Bantaeng hampir semua berada di Kecamatan Bantaeng. Selain itu Kecamatan Bissappu juga menjadi salah satu Kecamatan yang sebagian wilayahnya menjadi alternative untuk pengembangan wilayah perkotaan

 

Kabupaten Bantaeng, sehingga kedua kecamatan ini menjadi kecamatan yang lebih maju dibanding 6 kecamatan lain yang ada di Bantaeng.

 

 

Komposisi penduduk Kabupaten Bantaeng menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk berada pada usia produktif yaitu umur 15 sampai 64 tahun sebesar 66,70 persen dari total penduduk yang berjumlah 195.451 orang. Sedangkan penduduk yang berusia muda yaitu umur 0 sampai 14 tahun sebesar 27,95 persen dan penduduk yang berusia tua yaitu umur 65 tahun keatas sebesar 5,34 persen. Laju pertumbuhan penduduk setahun terakhir yaitu sekitar 0,62 persen. Kepadatan penduduk 466 jiwa per kilometer persegi dengan  jumlah rumah tangga sebanyak 45.294. Rata-rata anggota rumah tangga adalah 5, artinya setiap rumah tangga rata-rata dihuni lima jiwa.

 

Angka Beban Ketergantungan (Dependency Ratio) sebesar 49,92 persen, berarti dari 100 orang penduduk usia proroduktif akan menanggung secara ekonomi sekitar 50 orang usia tidak produktif. Sedangkan sex ratio sebesar 94 berarti setiap 100 jiwa perempuan terdapat 94 penduduk pria.