Yohanes Katoleng : Jayawijaya Mesti Adopsi Inovasi PAUD Kartini

Bantaeng, Sabtu (05/05/2018). Kurang lebih 70 orang peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua kunjungi Kabupaten Bantaeng sejak 30 April 2018 lalu. Selama beberapa hari di Bantaeng, rombongan meninjau lokasi fokus kegiatan. Dimana peserta merupakan ASN dari berbagai instansi di Kabupaten Jayawijaya.

Untuk bidang pendidikan, peserta berkunjung sekaligus meninjau PAUD HI Kartini Bantaeng di bilangan Jalan Nenas, Kelurahan Tappanjeng, Kecamatan Bantaeng. Lokasinya hampir tepat di pusat kota dan berdekatan dengan pusat pertokoan di daerah ini. Bangunan sekolah ini dulunya adalah gedung kantor Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM). Dengan hadirnya gedung baru Diskop UKM, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng yang membina langsung PAUD/TK Terpadu ini memanfaatkan lahannya. Selanjutnya dibangunlah gedung baru PAUD Kartini.

Sekolah ini terbilang beruntung dan patut berbangga punya gedung berlantai 2 dengan fasilitas serba baru dan berstandar nasional. Bahkan sebagian diantaranya berstandar internasional dalam penggunaan dan penerapannya pada anak didik. Pasalnya selama bertahun-tahun sekolah ini berpindah-pindah tempat, jatuh bangun dari gedung paling sederhana hingga menumpang di gedung milik orang lain.

Namun kini, PAUD HI Kartini Bantaeng satu-satunya PAUD di tingkat Kabupaten yang dijadikan corong belajar berbagai Kabupaten/Kota bahkan Provinsi di Indonesia. Demikian yang dilakukan rombongan dari Kabupaten Jayawijaya. "Kita ke Bantaeng dalam rangka banchmarking peserta Diklatpim IV. Tujuan kita untuk melihat inovasi yang ada di Kabupaten Bantaeng. Inovasi di PAUD Kartini Bantaeng mesti kita adopsi dan terapkan di Jayawijaya." ungkap Assisten II Kabupaten Jayawijaya, Yohanes Katoleng.

Di tempat terpisah, dirinya berharap pada jajarannya, "Saya berpesan selama berada di Bantaeng sungguh-sungguh mencermati inovasi-inovasi yang ada di Kabupaten Bantaeng." pungkasnya saat diterima oleh Plt. Bupati Bantaeng, H. Muhammad Yasin di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Rabu (02/05/2018).

Pada kesempatan itu, H. Muhammad Yasin sampaikan jika Bantaeng masih memiliki banyak kekurangan. "Sesungguhnya kami masih dalam tahap belajar dan terus belajar. Saya berharap bisa berkunjung pula bersama jajaran Pemkab Bantaeng di Kabupaten Jayawijaya. Bantaeng ini Saya lihat hampir sama dengan Jayawijaya. Kenapa kita bagi 3 zona, betul-betul mengikuti struktur pengembangan wulayah sehingga terjadi perubahan signifikan." pungkasnya. (AMBAE)

salam #AMBAE