Plt. Bupati Bantaeng Resmikan Infrastruktur Skala Lingkungan KOTAKU.

Bantaeng (13/03). Tinggal di sebuah lingkungan yang layak merupakan hak dasar yang harus diberikan pemerintah kepada masyarakatnya. Sehubungan dengan hal tersebut, pada hari ini Plt. Bupati Bantaeng, H. Muhammad Yasin meresmikan kegiatan Infrastruktur Skala Lingkungan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), BDI (Bantuan Dana Investasi) Tahun 2017 Lingkungan Gusung Kelurahan Lamalaka.

Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) ini telah lahir pada tahun 2016 di Kampung Gusung yang mana telah direncanakan selama satu tahun dengan anggaran sebesar 500 juta. Dan diharapkan kampung ini dapat menjadi contoh bagi semua perkampungan kecil yang ada di Bantaeng.

Bpk. Mustaba, selaku perwakilan Satker PIP Prov. Sulsel pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa program Kotaku adalah sebuah program yang dilaksanakan di 2629 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi. "Maksud dan tujuannya yakni membangun sistim yang terpadu untuk pemukiman kumuh. Pemda bersama pemangku kepentingan bekerjasama memperindah kampung dan mengedepankan partisipasi masyarakat", jelasnya.

Sementara itu, Plt. Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa program ini dapat menciptakan daya saing dan kemandirian di Kampung Gusung dalam rangka percepatan kesejahteraan masyarakat. "Ini akan meminimalkan kesenjangan wilayah. Kami tentu sangat mengapresiasi program ini khususnya dalam hal pengembangan lingkungan, dengan komitmen dan kepedulian yang tinggi".

 

Dikatakan bahwa program ini akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh wilayah Indonesia. Besar harapan agar masyarakat dapat mempertahankan bahkan melanjutkan apa uang sudah dilaksanakan sebelumnya. Karena Kotaku ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat, dan semua kegiatan pembangunan yang telah dibangun, diharapkan menjadi aset pemda dan masyarakat untuk dipelihara sebaik-baiknya.

Turut hadir Ketua TP.PKK, Hj. Aisyah Yasin, Kapolres Bantaeng, Adip Rojikan, Kajari Bantaeng, Johan Iswahyudi, serta segenap jajaran OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.